PATRIOTRAYA.COM: Pilkada serentak 2017, Bekasi Institute (Center for Public Policy Research) melakukan kajian pemberitaan terhadap para Bakal Calon Bupati Bekasi. Bekasi Institute telah melakukan kajian tentang pemberitaan di media online tentang Bakal Calon Bupati Bekasi di Pilkada 2017.

Berita yang dikaji adalah berita dalam rentang kurun waktu 1 Januari hingga 30 April 2016 dengan menggunakan Event Based Methodology dan Google Trend.

Direktur Eksekutif Bekasi Institute, Abdul Shomad Kaffa membeberkan, hasil kajian Bekasi Institute antar incumbent Bupati Neneng Hasanah Yasin dan Wakil Bupati Rohim Mintareja. Disebutkan, jika tingkat popularitas dihadap-hadapkan pada Neneng (Bupati) dan Rohim (Wakil Bupati), maka Rohim lebih unggul dari Neneng.

"Rohim mendapat 97 poin dan Neneng 75 poin. Itu artinya, Rohim masih bisa memaksimalisasi pemberitaanya meskipun posisinya sebagai Wakil Bupati,” jelas dosen FiSIP, Unisma Bekasi ini.

Pria jebolan Pascasarja Administrasi dan Kebijakan Publik Universitas Indonesia (UI) mengatakan, untuk tingkat potensi elektabilitas pun, Rohim masih lebih unggul ketimbang Neneng. Dia bilang, Rohim mendapat 21 poin dan Neneng hanya menggondol 13 poin. 

“Jadi sebenarnya, secara pemberitaan, incumbent Neneng ini, untuk laku dijual lagi pada Pilkada 2017 harus kerja ekstra,” katanya.

Untuk diketahui, terdapat 6 Balon Bupati yang masuk dalam kajian pemberitaan Bekasi Institute. Keenam Balon Bupati Bekasi tersebut adalah Neneng Hasanah Yasin (Bupati Incumbent-Golkar), Rohim Mintareja (Wakil Bupati Incumbent-Demokrat), Meilina Kartika Kadir (PDIP), H Daris (Gerindra), Sa'duddin (PKS) dan Obon Tabroni (balon jalur perseorangan). RED

Kab. Bekasi

Aduh, Harga Cabai Naik Terus

PATRIOTRAYA.COM: Harga cabai di Pasar Lama Cikarang, Kabupaten Bekasi, terus mengalami kenaikan harga. Pedagang pasar mengungkapkan, kenaikan harga dipicu oleh terhambatnya pengiriman cabai dari sentra-sentra penghasil cabai ke pasar karena cuaca yang tidak tentu.

Read more ...
 

Nikah di Luar Jam Kerja Bayar Rp600.000

PATRIOTRAYA.COM: Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bekasi memberlakukan peraturan baru tentang nikah dan rujuk di Kabupaten Bekasi. Yaitu, nikah dan rujuk di luar jam kerja dan bukan dilaksanakan di Kantor Urusan Agama (KUA) dikenakan biaya sebesar Rp600.000.

Read more ...
 

Bekasi Institute: Wakil Bupati Rohim Ungguli Bupati Neneng

PATRIOTRAYA.COM: Pilkada serentak 2017, Bekasi Institute (Center for Public Policy Research) melakukan kajian pemberitaan terhadap para Bakal Calon Bupati Bekasi. Bekasi Institute telah melakukan kajian tentang pemberitaan di media online tentang Bakal Calon Bupati Bekasi di Pilkada 2017.

Read more ...