PATRIOTRAYA.COM: Bakal calon (Balon) Bupati Bekasi Meilina Kartika Kardi merupakan kandidat bakal calon Bupati Bekasi paling populer versi Bekasi Institute (Center for Public Policy Research). Tak cuma itu, Melly—sapaan Meilina Kartika Kardi—juga merupakan balon Bupati Bekasi yang memiliki rekam jejak yang bersih.

Direktur Eksekutif Bekasi Institute, Abdul Shomad Kaffa menjelaskan, Bekasi Institute telah melakukan kajian tentang pemberitaan di media online tentang Bakal Calon Bupati Bekasi di Pilkada 2017. Berita yang dikaji adalah berita dalam rentang kurun waktu 1 Januari hingga 30 April 2016. 

“Pemeringkatan populer dan rekam jejak Melly itu berdasarkan frekuensi pemberitaan, ditambah dengan sebaran media atau media apa saja yang telah mewartakan Melly," jelas Shomad saat Rilis Kajian Media tentang Bakal Calon Bupati Bekasi di Pilkada 2017 di Hotel Holiday Inn, Jababeka, Cikarang, Senin (23/5).

Shomad menjelaskan, selain Melly, Bekasi Institute juga melakukan pengkajian atas pemberitaan lima kandidat calon Bupati Bekasi lainnya, yaitu Neneng Hasanah Yasin (incumbent-Golkar), Rohim Mintareja (incumbent-Demokrat), Daris (Gerindra), Saduddin (PKS) dan Obon Tabroni (independen).

“Nah, tingkat populeritas Melly itu 98, disusul berturut turut Rohim (97), Neneng (75), Daris (66), Obon (54) dan Saduddin (51),” beber dosen FISIP Unisma Bekasi ini.

Selain mengukur popularitas, kata Shomad, Bekasi Institute juga menganalisa potensi elektabilitas dari keenam Balon Bupati Bekasi tersebut. Dia bilang, Melly dan Daris merupakan Balon dengan potensi tingkat keterpilihan (elektabilitas) tertinggi, dengan masing-masing 23 dan 20. Keduanya banyak melakukan terobosan meskipun tidak selalu baru dan orisinil. Keduanya banyak melakukan sosialisasi dan program nyata yang tersasar.

“Sebenarnya ada Obon dengan 24 point. Tapi secara konten sedikit. Berita-berita positif yang berpotensi keterpilihan itu dimuat secara berulang-ulang di banyak media. Jadi tidak ada value yang baru,” jelasnya. RED

Kab. Bekasi

Waspada, 3 Kecamatan Rawan Jadi Tempat Penyebaran Paham Radikal

PATRIOTRAYA.COM:  Ribut-ribut tentang penyebaran paham radikalisme di Indonesia membuat Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bekasi melakukan pemantauan di daerah wilayah kerjanya. Hasilnya cukup mengejutkan. Ternyata, tiga kecamatan di Kabupaten Bekasi terindikasi

Read more ...
 

Lokalisasi PSK Pasar Seng Makin Subur

PATRIOTRAYA.COM: Lokalisasi wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) di Pasar Seng, Kampung Keramat, Kecamatan Cikarang Utara makin subur saja. Terlebih lagi, konon, PSK eks lokalisasi Kalijodo, Jakarta Utara ikut meramaikan dunia gemerlap di wilayah Kabupaten Bekasi ini.

Read more ...
 

Nikah di Luar Jam Kerja Bayar Rp600.000

PATRIOTRAYA.COM: Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bekasi memberlakukan peraturan baru tentang nikah dan rujuk di Kabupaten Bekasi. Yaitu, nikah dan rujuk di luar jam kerja dan bukan dilaksanakan di Kantor Urusan Agama (KUA) dikenakan biaya sebesar Rp600.000.

Read more ...