PATRIOTRAYA.COM: Permukiman yang padat dan banyaknya jumlah penduduk di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, menjadi kawasan tersebut paling rawan terjadi kebakaran. Penyebabnya, yang paling sering adalah karena hubungan arus pendek arus listrik dan human error.

Menurut Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bekasi, Titin Komariyah, Kecamatan Tambun Selatan merupakan kawasan padat penduduk dan permukiman. Dia bilang, umumnya wilayah padat penduduk, instalasi listriknya kurang diperhatikan sehingga rawan gesekan kabel.

"Sehingga penyebab kebakaran disebabkan itu (konsleting listrik) dan human error,” kata Titin.

Titin mengatakan, untuk meminimalisir tejadinya kebakaran, khususnya di kecamatan padat penduduk, dibutuhkan kesadaran masyarakat. Dinas Pemadam Kebakaran, kata dia, sudah melakukan penyuluhan tentang bahaya dan pencegahan kebakaran.

“Ada memang bidang penyuluhan dan itu sudah dilakukan penyuluhan baik ke masyarakat dan juga perusahaan yang memang di tahun 2015 sering terjadi kebakaran di perusahan,” ucapnya.

Untuk antisipasi awal jika terjadi kebakaran, Disdamkar Kabupaten Bekasi mengoptimalkan pos-pos Damkar di beberapa titik. Sebanyak 15 unit mobil Damkar dipersiapkan untuk menunjang program quick respons.

“Pengendalian kebakaran yang paling cepat adalah dari masyarakat dulu. Makanya, kita saat ini gencar melakukan penyuluhan ke beberapa perumahan untuk bisa menangani kebakaran dahulu sebelum petugas kami datang ke lokasi,” tuturnya.

Titin mengakui, jumlah kendaraan Damkar memang tidak ideal. Dia bilang,  idealnya satu kecamatan satu unit mobil Damkar. Karena ada 23 kecamatan, berarti harus ada 23 mobil Damkar. 

"Tapi saya berpikir itu bukan menjadi kendala. Tetapi harus berpikir bagaimana yang 15 mobil Damkar yang ada sekarang ini bisa maksimal,” tukas Titin. RED

Kab. Bekasi

HUT Ke-8, Gerindra Bertekad Rebut Kursi Bupati Bekasi

 

PATRIOTRAYA.COM: Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kabupaten Bekasi menggelar syukuran HUT Gerindra ke-8. Perayaan HUT partai berlambang kepala burung Garuda itu digelar di area parkir kantor DPC Gerindra Kabupaten Bekasi, Minggu (21/2/2016). 

Read more ...
 

Aduh, Harga Cabai Naik Terus

PATRIOTRAYA.COM: Harga cabai di Pasar Lama Cikarang, Kabupaten Bekasi, terus mengalami kenaikan harga. Pedagang pasar mengungkapkan, kenaikan harga dipicu oleh terhambatnya pengiriman cabai dari sentra-sentra penghasil cabai ke pasar karena cuaca yang tidak tentu.

Read more ...
 

PSK Pasar Seng Tak Kapok Dirazia

PATRIOTRAYA,COM: Pertumbuhan lokalisasi Pekerja Seks Komersil (PSK) Pasar Seng, Kampung Kramat yang makin subur, tidak saja membuat masyarakat sekitar prihatin, tapi juga aparatur Kecamatan Cikarang Utara. Soalnya, pihak kecamatan mengaku belum bisa menindak langsung bisnis haram tersebut.

Read more ...