PATRIOTRAYA.COM: Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Bekasi membuka pendaftaran calon Bupati Bekasi untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan pada tahun 2017. Setidaknya, sudah ada lima orang yang mengambil formulir pendaftaran dan satu di antaranya sudah mengembalikan formulir pendaftaran.

Keempat orang yang mengambil formulir pendaftaran, seluruhnya kader partai berlambang Banteng. Mereka adalah Meliana Kartika Kadir (Ketua DPC PDIP Kabupaten Bekasi sekaligus anggota DPRD Provinsi Jawa Barat), Aep Saepuloh (Wakil Ketua DPC PDIP Kabupaten Bekasi yang juga anggota DPRD Kabupaten Bekasi), Nyumarno (Wakil Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Bekasi yang juga anggota DPRD Kabupaten Bekasi dan anggota Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDIP Kabupaten Bekasi.


Sedangkan satu orang yang sudah mengembalikan formulir pendaftaran adalah H. Pendi. Wakil Ketua Bidang Departemen Ekonomi DPD PDI Perjuangan Jawa Barat itu, menjadi peserta penjaringan pertama yang mengembalikan berkas pendaftaran. Pendi yang mengambil formulir pendaftaran pada Kamis (18/2) langsung mengembalikan formulir pendaftaran disertai dengan beragam persyaratan sebagai balon Bupati kepada panitia penjaringan pada hari yang sama.

Untuk diketahui, penjaringan bakal calon Bupati Bekasi dari PDI Perjuangan dibuka sejak 15 Februari hingga 25 Februari 2016. Sementara pada saat proses pengembalian formulir, balon harus melengkapi beberapa persyaratan dari mulai KTA partai dan beberapa syarat lainnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Meliana Kartika Kadir menjelaskan, partai sudah mensosialisasikan masa pembukaan penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bekasi kepada masyarakat. Informasinya, kata dia, sudah disampaikan kepada masyarakat luas.


“Penjaringan ini untuk umum, semua bisa mengikuti prosesnya dan kami persilakan,” kata dia.

Ketua Bappilu DPC PDIP, Yaya Ropandi mewanti-wanti kepada para peserta yang sudah mengambil formulir untuk bisa bersabar dan menahan diri untuk tidak melakukan sosialisasi kepada masyarakat luas. Sosialisasi baru dimulai setelah dilakukan pleno dan dinyatakan lulus verifikasi pada tanggal 26 dan 27 Februari 2016.

"Toh yang sudah ambil formulir belum tentu mengembalikan. Kalau belum mengembalikan berarti kita belum bisa verifikasi dan kasih namanya ke DPD maupun DPP,” kata Yaya. HAS

Kab. Bekasi

Tambun Selatan Paling Rawan Kebakaran

PATRIOTRAYA.COM: Permukiman yang padat dan banyaknya jumlah penduduk di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, menjadi kawasan tersebut paling rawan terjadi kebakaran. Penyebabnya, yang paling sering adalah karena hubungan arus pendek arus listrik dan human error.

Read more ...
 

PSK Pasar Seng Tak Kapok Dirazia

PATRIOTRAYA,COM: Pertumbuhan lokalisasi Pekerja Seks Komersil (PSK) Pasar Seng, Kampung Kramat yang makin subur, tidak saja membuat masyarakat sekitar prihatin, tapi juga aparatur Kecamatan Cikarang Utara. Soalnya, pihak kecamatan mengaku belum bisa menindak langsung bisnis haram tersebut.

Read more ...
 

Balon Bupati Bekasi Melly Paling Populer

 

PATRIOTRAYA.COM: Bakal calon (Balon) Bupati Bekasi Meilina Kartika Kardi merupakan kandidat bakal calon Bupati Bekasi paling populer versi Bekasi Institute (Center for Public Policy Research). Tak cuma itu, Melly—sapaan Meilina Kartika Kardi—juga merupakan balon Bupati Bekasi yang memiliki rekam jejak yang bersih.

Read more ...